https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/issue/feed Jurnal Riset Pangan (JRP) 2026-03-31T00:00:00+00:00 RH. Fitri Faradilla, S.TP.,M.Sc.,PhD fitrifaradilla@uho.ac.id Open Journal Systems <div class="row"> <div class="col-12 col-sm-4 col-md-3 text-center mb-2"> <div class="pkpFormField__heading"><img src="https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/public/site/images/adminjrisetpangan/1755589898.png" alt="" /><br /><span id="appearanceSetup-journalThumbnail-tooltip-en_US" class="-screenReader">A small logo or representation of the journal that can be used in lists of journals.</span></div> </div> <div class="col-12 col-sm-8 col-md-9" style="background-color: #fff7ee; vertical-align: top;"> <ul class="highlight" style="padding-left: 23px;"> <li>ISSN: <a title="ISSN ONLINE JAPIMAS" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220915231272052">2963-8836</a> (online)</li> <li>Acreditation : -</li> <li class="show">Journal title : <a href="https://japimas.uho.ac.id/index.php/journal">Jurnal Riset Pangan </a></li> <li class="show">Initials : JRP</li> <li class="show">Abbreviation : JRP</li> <li class="show">Editor-in-chief : RH Fitri Faradilla, S.TP, M.Sc, PhD</li> <li>Publisher: Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Halu Oleo Kendari Indonesia</li> <li>Prefix: </li> <li>Frequency: 4 issues per year </li> </ul> <p>Indexed by <strong><a href="https://app.dimensions.ai/auth/base/landing?redirect=%2Fdiscover%2Fpublication%3Fsearch_mode%3Dcontent%26or_facet_source_title%3Djour.1422066">Dimensions</a> | <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&amp;user=lSf6voIAAAAJ&amp;view_op=list_works&amp;gmla=AJsN-F7IMkIHvCUZEuJAVyVnRVxixOWlqDqKhPxbBZZmC1DiQjTq0MnAPr9B_7EP7656F_XSfNrwiDt8vseW4brbSlqi9LmjH-fzV67MP3zNMj7rU9sabpY">Google Scholar</a> | <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/41145">Garuda</a></strong></p> </div> </div> <p align="justify"><strong>Jurnal Riset Pangan (JRP)</strong> is an open-access publication issued by the Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University, Indonesia. JRP provides an online platform for publishing scientific articles resulting from research and development in the field of Food Science and Technology. The scope of this journal includes: food processing technology, food chemistry, food biochemistry, food microbiology, food product development, and food safety.</p> https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/202 PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK DAUN SIRSAK (Annona muricata) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA, ORGANOLEPTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN SERBUK KACANG HIJAU (Vigna radiata) 2026-03-26T22:42:30+00:00 Sumarwani sumarwaniitp8@gmail.com Hermanto Hermanto hermanto@gmail.com Mariani L. mariani@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk daun sirsak terhadap tingkat kesukaan panelis, karakteristik fisikokimia dan aktivitas antioksidan minuman serbuk kacang hijau.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0 (serbuk kacang hijau 100% : serbuk daun sirsak&nbsp; 0%), P1 (5% serbuk daun sirsak), P2 (10% serbuk daun sirsak), P3 (15% serbuk daun sirsak) dan P4 (20% serbuk daun sirsak). Data dianalisis menggunakan <em>analisis of varian</em> (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji <em>Duncan’s multiple range test </em>(DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai minuman serbuk kacang hijau dengan perlakuan P3 (15% serbuk daun sirsak), dengan rerata kesukaan warna 4,03(suka),&nbsp; aroma 3,70 (suka), rasa 3,57 (suka) dan tekstur 3,97 (suka), kadar air 1,58%, kadar abu 2,55%, padatan terlarut 5.11%brix, dan antioksidan 30,474 ppm. Nilai kadar air dan padatan terlarut memenuhi syarat Standar&nbsp; Nasional Indonesia (SNI)01-4320-2004.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/209 Kajian Karakteristik Edible Film Berbasis Pati Sebagai Kemasan Pangan : Studi Kepustakaan 2026-03-26T08:18:26+00:00 Nunu Febrianti nunufebrianti@gmail.com Tamrin tamrin@gmail.com RH. Fitri Faradilla dildil@gmail.com <p>Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai karakteristik <em>edible film </em>berbasis pati. Pengurangan penggunaan plastik perlu diupayakan agar dapat mengurangi dampak buruk bagi lingkungan karena plastik merupakan kemasan yang membutuhkan waktu antara 20 hingga 500 tahun untuk dapat terurai. Solusi dari permasalahan tersebut yakni menciptakan kemasan ramah lingkungan seperti <em>edible film,</em><em> Edible film</em> didefinisikan sebagai lapisan tipis yang melapisi bahan pangan, bersifat biodegradable, aman dikonsumsi dan terbuat dari bahan-bahan alami. Beberapa peneliti menemukan bahwa pembuatan <em>edible film </em>dapat berasal dari bahan alami yaitu hidrokoloid berupa pati-patian seperti pati jagung, pati ubi jalar, pati bengkoang, pati biji alpukat, pati buah lindur, pati gayong, pati umbi kimpul, pati sagu alami dan pati sagu fosfat dan lain sebagainya. Metode yang digunakan dari beberapa penelitian telah dilakukan yaitu dengan menggunakan cara mekanik dengan penambahan gliserol dan sorbitol sebagai <em>plastic</em><em>izer. </em></p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/200 PENGARUH PENAMBAHAN DAUN BINAHONG (Andredera cordifolia) TERHADAP UMUR SIMPAN KASOAMI INSTAN 2026-03-27T00:53:29+00:00 Indah Apriani indahaprni29@gmail.com Sri Wahyuni Wahyuni@gmail.com RH. Fitri Faradilla Faradilla@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan daun binahong (<em>Andredera Cordifolia</em>) terhadap umur simpan <em>kasoami </em>instan. Penentuan umur simpan dilakukan dengan metode <em>accelerated shelf life testing (ASLT)</em> dengan pendekatan Arhenius. Produk <em>kasoami </em>instan daun binahong dikemas menggunakan kemasan polipropilen dengan ketebalan 0,675 mm dan disimpan pada inkubator dengan suhu 35ºC, 45ºC dan 55ºC pada RH 84% selama 30 hari. Setiap 3 hari sekali dilakukan pengamatan dan pengujian organoleptik produk. Tahap selanjutnya adalah penentuan ordo reaksi dan perhitungan umur simpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur simpan yang ditentukan dengan menggunakan metode ASLT pada parameter kadar air kritis pada produk <em>kasoami </em>instan daun binahong selama 106 hari. Sedangkan pada parameter organoleptik tingkat aroma apek produk kasoami instan memiliki umur simpan selama 94 hari.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/207 Analisis Kontribusi Pangan dan Produk Pangan Olahan Terhadap Tingkat Kecukupan Zat Gizi Mahasiswa Universitas Halu Oleo dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Peranian Wuna Tahun 2019 2026-03-26T08:16:41+00:00 Rahmi Fazira rahmifazira24@gmail.com Ansharullah aannsharullah@gmail.com RH. Fitri Faradilla dildil@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dan perbedaan kontribusi pangan dan produk pangan olahan terhadap tingkat kecukupan zat gizi mahasiswa Universitas Halu Oleo dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Peranian Wuna tahun 2019. Metode pengambilan sampel menggunakan <em>Accidental Sampling</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan nutrisi mahasiswa universitas halu oleo dan mahasiswa sekolah tinggi ilmu peranian wuna berada pada persentase &lt; 80% hal ini menunjukan tingkat pemenuhan nutrisi dua kelompok universitas tergolong kurang. Kecuali pada tingkat konsumsi fosfor, rata-rata tingkat konsumsi Mahasiswa UHO dan STIP Wuna berada pada persentase 82,11-84,00%, hal ini menunjukan pemenuhan nutrisi fosfor pada Mahasiswa UHO dan STIP Wuna cukup. Produk pangan olahan pada mahasiswa UHO&nbsp; berkontribusi sebesar (15,13%, 12,53%, 12,44%, 18,04%, 24,56%, 10,55%, 36,82%, 8,41%, 29,80%, 11,84%, 0,99%) sedangkan pada mahasiswa STIP Wuna berkontribusi sebesar (12,66%, 30,69%, 14,91%, 14,09%, 33,92%, 20,49%, 26,49%, 22,23%, 17,84%, 22,48%, 4,20%) terhadap energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, natrium, kalsium, magnesium, fosfor dan zat besi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan kontribusi konsumsi pangan mahasiswa UHO dan STIP Wuna terhadap kecukupan gizinya. Namun terdapat perbedaan secara signifikan kontribusi asupan nutrisi pangan olahan terhadap kecukupan protein, natrium, kalsium dan zat besi pada mahasiswa UHO dan STIP Wuna.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/198 PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI PRODUK MIE KERING UBI JALAR KUNING (Ipomoea batatas var kalasan) 2026-03-27T00:55:47+00:00 Jus Opraduri alamjusopraduri@gmail.com Hermanto Hermanto Hermanto@uho.ac.id Sakir Sakir sakir.bani@uho.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor terhadap organoleptik dan nilai gizi mie kering ubi jalar kuning. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan tepung daun kelor yang terdiri dari P0 (0 g), P1 (5 g), P2 (10 g), P3 (15 g), P4 (20 g). Data analisis menggunakan <em>Analysis of </em><em>V</em><em>arian </em>(ANOVA) dan dilanjutkan uji <em>D</em><em>uncan’s </em><em>M</em><em>ultiple </em><em>R</em><em>ange </em><em>T</em><em>est</em> (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% apabila F hitung lebih besar dari pada F tabel. Hasil penelitian diperoleh perlakuan terpilih &nbsp;P1 dengan nilai rerata hedonik warna 3,37 (agak suka), aroma 3,43 (agak suka), &nbsp;rasa 3,33 (agak suka), tekstur 3,13 (agak suka), organoleptik deskriptif warna 4,13 (hijau), aroma 3,33 (agak beraroma khas kelor), rasa 3,07 (agak terasa ubi jalar kuning dan kelor), tekstur 2,87 (agak kenyal), kadar air 6,90%, kadar abu 3,60%, kadar lemak 2,55%, kadar protein 13,48%, kadar karbohidrat 73,40%. Analisis kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat belum memenuhi syarat SNI 01-2774-1992.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/205 PENGARUH PENAMBAHAN FILTRAT DAUN MIANA (Coleus scutellaroides benth) TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN SIFAT FISIKO KIMIA SIRUP AIR KELAPA (Cocos nucifera L) 2026-03-29T11:44:05+00:00 Rosalia Sahara rosaliasahara@gmail.com Nur Asyik nurasyikftip@gmail.com Muhammad Syukri Sadimantara syukri.sadimantara@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan filtrat daun miana terhadap karakteristik organoleptik dan fisikokimia sirup air kelapa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 jenis perlakuan yaitu M0 (0% filtrat daun miana), M1 (5% filtrat daun miana), M2 (10% filtrat daun miana), M3 (15% filtrat daun miana), M4 (20% filtrat daun miana). Data hasil penilaian organoleptik dianalisis menggunakan <em>Analysis of Varians</em> (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji duncan’s multiple range test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terpilih pada M2 &nbsp;dengan skor rata-rata pada warna 4.03 (suka), aroma 4.07 (suka), dan rasa 4.30 (suka), nilai kadar pH 5.6, viskositas 44,27 cP, total gula (sukrosa) 68.52% dan aktivitas antioksidan 35.706 ppm. Nilai sukrosa dan pH memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3544-1999.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/196 PENGARUH PENAMBAHAN MADU TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN SIFAT KIMIA SIRUP BUAH KUNDUR (Benincasa hispida) 2026-03-27T00:57:50+00:00 Khaeria Nursyamsi khaerianursyamsi99@gmail.com Hermanto Hermanto hermanto@gmail.com Sarinah Sarinah Sarinah@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan madu terhadap organoleptik, karakteristik kimia, dan aktivitas antioksidan sirup buah kundur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 (lima) perlakuan, yaitu M0 (tanpa penambahan madu), M1 (penambahan madu 10%), M2 (penambahan madu 15%), M3 (penambahan madu 20%), dan M4 (penambahan madu 25%). Data dianalisis menggunakan <em>Analysis of Varian</em> (ANOVA) dan jika berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji <em>Duncan’s Multiple Range Test</em> (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik hedonik perlakuan terpilih pada M3 (penambahan madu 20%) dengan skor kesukaan terhadap warna 3,80 (suka), aroma 3,67 (suka), dan rasa 3.90 (suka). Hasil analisis sifat kimia yang terdiri atas kadar gula total dengan skor 65,48 %, kadar serat kasar 2,53 %, pH 4,72, total padatan terlarut 64,48 %Brix, dan aktivitas antioksidan (IC<sub>50</sub>) 66,20 %. Nilai kadar gula total telah memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sehingga dapat disimpulkan bahwa sirup buah kundur perlakuan M3 (penambahan madu 20%) dapat diterima dan disukai panelis pada penilaian organoleptik hedonik.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/203 KAJIAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DALAM PRODUKSI BAKSO UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK, NILAI GIZI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN 2026-03-29T11:47:00+00:00 Wiwin Nelyanti win.nelyanti@gmail.com Tamrin Tamrin tamrin@uho.ac.id Prima Endang Susilowati Susilowati@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun kelor terhadap karakteristik organoleptik, nilai gizi dan aktivitas antioksidan bakso ubi kayu. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorial jika berbea nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT dengan perlakuan B0 (Ubi kayu 100%&nbsp; : tepung daun kelor 0%), B1 (Ubi kayu 95%&nbsp; : tepung daun kelor 5%), B2 (Ubi kayu 85% : tepung daun kelor 15%), dan B3 (Ubi kayu 75% : tepung daun kelor 25%). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga perlakuan bakso ubi kayu diperoleh 16 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B1 (Ubi kayu 95% : tepung daun kelor 5%) lebih disukai panelis dengan kategori suka dengan warna (2,90), aroma (2,93), rasa (2,76), tekstur (3,53), kadar air 62,28%, abu 1,04%, protein 0,11%, lemak 8,92%, karbohidrat 26,82% dan aktivitas antioksidan 287,22 ppm.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/210 KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET AYAM (Gallus domesticus) BERBASIS TEPUNG KAOPI 2026-03-26T08:19:56+00:00 Lastri lastridede12@gmail.com Sri Wahyuni Wahyuni@gmail.com Asnani Asnani Asnani@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk menentukan sifat fisikokimia dan organoleptik <em>nugget</em> ayam berbasis tepung <em>kaopi</em>. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 4 perlakuan, T1 = (60% tepung <em>kaopi</em> : 40% daging ayam), T2 = (50% tepung <em>kaopi</em> : 50% daging ayam), T3 = (40% tepung <em>kaopi</em> : 60% daging ayam), dan T4 = 0% tepung <em>kaopi </em>(25% tepung terigu dan 25% tepung tapioka : 50% daging ayam). Data analisis menggunakan sidik ragam (<em>Analysis of</em> <em>Varian</em>), jika berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji <em>Duncan’s Multiple Range Test</em> (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai <em>nugget</em> dengan penggunaan 60% tepung <em>kaopi</em>. Dimana pada uji organoleptik hedonik tingkat kesukaan panelis terhadap warna (4,77), aroma (4,27), rasa (4,32), dan tekstur (4,55). Uji organoleptik deskriptif terhadap warna (kuning keemasan), aroma (tidak beraroma <em>kaopi</em>), rasa (tidak berasa <em>kaopi</em>), dan tekstur (kenyal). Nilai fisik berbeda nyata terhadap daya serap minyak 2,17 (%), daya kembang adonan <em>nugget</em> (36,01%), daya kembang <em>nugget</em> goreng (16,20%), dan kekerasan 2,20 (kg/m<sup>2</sup>). Serta nilai proksimat <em>nugget </em>yaitu nilai kadar air sebesar 41,08 (%bb), kadar abu sebesar 2,45 (%bb), kadar lemak sebesar 7,18 (%bb), kadar protein sebesar 7,44 (%bb), dan kadar karbohidrat sebesar 41,86 (%bb). Nilai kadar air dan kadar lemak telah memenuhi syarat mutu <em>nugget</em> ayam sesuai SNI 01-6683-2014</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/201 Pengaruh Formulasi Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomoea batatas L) dan Filtrat Wortel (Daucus carota) Terhadap Karakteristik Organoleptik dan Nilai Gizi Pada Pembuatan Mie Basah 2026-03-27T00:52:15+00:00 Sarina Efendi sarinaefendy91483@gmail.com Ansharullah aannsharullah@gmail.com Muhammad Syukri Sadimantara syukri.sadimantara@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk menentukan pengaruh formulasi tepung ubi jalar kuning dan filtrat wortel terhadap karakteristik organoleptik dan nilai gizi pada mie basah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Data dianalisis menggunakan <em>analysis of variance</em> (ANOVA) dan berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan, maka diuji lanjut dengan uji <em>D</em><em>uncan’s multiple range test</em> (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan tepung ubi jalar kuning dan filtrat wortel berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan organoleptik warna dan rasa. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan M1 (tepung ubi jalar kuning 25 %, filtrat wortel 5 %, tepung terigu 70 %) dengan skor penilain terhadap warna sebesar 3,40 (agak suka), aroma 3,07 (agak suka), rasa 3,37 (agak suka) sedangkan tekstur 3,27 (agak suka). Mie basah terpilih kadar air 42,33%, kadar abu 2,99%, kadar lemak 2,51%, kadar protein 2,97% kadar karbohidrat 50,58%. Produk mie basah ini telah memenuhi standar mutu SNI pada parameter kadar air dan kadar abu.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/208 FORMULASI SNACK BAR SEBAGAI PRODUK ALTERNATIF PANGAN DARURAT BERBASIS TEPUNG SAGU (Metroxylon sp.), TEPUNG BEKATUL (Rice bran) DAN TEPUNG IKAN TERI (Stolephorus commersonii) 2026-03-26T08:15:33+00:00 Pipit Dwi Anggita dwigitadwi28@gmail.com Ansharullah aannsharullah@gmail.com Sri Rejeki Srimurhudi@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung sagu, tepung bekatul dan tepung ikan teri sebagai produk alternatif pangan darurat terhadap nilai organoleptik dan kandungan gizi <em>snack bar</em>. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 15 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari P0 (Tepung Sagu 100%),&nbsp; P1 (Tepung Sagu 75% : Tepung Bekatul 18% : Tepung Ikan Teri 2% : Tepung Kacang Kedelai 5%),&nbsp; P2 (Tepung Sagu 75% : Tepung Bekatul 16% : Tepung Ikan Teri 4% : Tepung Kacang Kedelai 5%), P3 (Tepung Sagu 75% : Tepung Bekatul 14% : Tepung Ikan Teri 6% : Tepung Kacang Kedelai 5%), P4 (Tepung Sagu 75% : Tepung Bekatul 12% : Tepung Ikan Teri 8% : Tepung Kacang Kedelai 5%). Nilai proksimat sampel tersebut meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat berturut-turut sebesar 11.10%, 0.025%, 8.48%, 7.37%, dan 83.02%. <em>Snack bar </em>sebagai produk pangan darurat yang dihasilkan dari perlakuan terbaik telah memenuhi standar yang ditetapkan pada <em>USDA</em> 25048</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/199 MUTU SUSU BEKATUL DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (Zingiber officinale) DAN PENGAWETANNYA DENGAN TEKNIK KEJUT LISTRIK 2026-03-27T00:54:38+00:00 Heny Wahyuningsih heni.199955@gmail.com Tamrin tamrin@gmail.com Sri Rejeki Srimurhudi@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak jahe terhadap kualitas organoleptik susu bekatul dan untuk mengetahui pengaruh variasi kejut listrik dengan daya 40kVA pada susu bekatul terhadap nilai gizi berdasarkan hasil organoleptik terbaik. Metode penelitian menggunakan rancangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dan 2 tahap, yaitu Penambahan ekstrak jahe yang terdiri atas 4 perlakuan yaitu J0 (0 mL jahe), J1 (5 mL jahe) J2 (10 mL jahe), J3 (15 mL jahe) dan pengawetan dengan teknik kejut listrik dengan variasi waktu yang berbeda, yang terdiri dari 2 level yaitu K0 (0 menit), K2 (8 menit). Data dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (<em>Analysis of varian</em>)&nbsp; dan jika berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji <em>Duncan Multiple Range Test</em> (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan uji organoleptik hedonik pada perlakuan terpilih pada J2 (Ekstrak Jahe 10 mL) dengan skor penilaian kesukaan terhadap warna 3.80 (suka), aroma 3.67 (suka), rasa 3.50 (agak suka), dan tekstur 3.50 (agak suka), deskriptif&nbsp; warna yaitu 3.60 (cokelat), aroma 3.40 (agak beraroma jahe), rasa 3.27 (agak terasa jahe), tekstur 3.30 (agak kental), kadar air 82.21%, kadar abu 7.49%, kadar serat 5.28%,kadar vitamin B 11.08%, dan antioksidan 45.54%. Susu bekatul dengan penambahan ekstrak jahe memiliki gizi yang tidak memenuhi standar SNI dan berdasarkan penilaian organoleptik dapat diterima oleh panelis.&nbsp;Pengaruh variasi waktu kejut listrik susu bekatul ekstrak jahe memberikan pengaruh tidak nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar serat dan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar vitamin B1 dan antioksidan</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/206 PENGARUH PERLAKUAN PEMANASAN MIKROWAVE DAN PENGUKUSAN DALAM PENYIAPAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, VITAMIN C, ZAT BESI (Fe) DAN UJI ORGANOLEPTIK 2026-03-27T05:33:35+00:00 Riska riskhaikhasamad10@gmail.com Ansharullah aannsharullah@gmail.com Nur Asyik nurasyikftip@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pemanasan mikrowave dan pengukusan terhadap aktivitas antioksidan, vitamin C, zat besi (Fe) dan uji organoleptik ekstrak daun kelor (<em>Moringa oleifera</em>). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Adapun perlakuan yang terdiri dari A0 (kontrol), A1 (pengukusan), A2 (mikrowave). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji organoleptik diperoleh nilai terbaik pada perlakuan A1 (pengukusan) menghasilkan warna dengan kategori warna hijau (3,14), aroma dengan kategori agak beraroma (2,67), uji vitamin C (0,23), zat besi (Fe) (0,60) dan aktivitas antioksidan (827,95).</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/197 ANALISIS GIZI SUSU BEKATUL DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KAYU MANIS (Cinnamomum verum) DAN PENGAWETAN TEKNIK KEJUT LISTRIK 2026-03-27T00:56:49+00:00 Fenny Safitri fennysafitri37@gmail.com Tamrin tamrin@gmail.com Sri Rejeki Srimurhudi@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kayu manis terhadap kualitas organoleptik susu bekatul dan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu kejut listrik dengan daya 40 kVA pada susu bekatul terhadap nilai gizi berdasarkan hasil organoleptik terbaik.&nbsp;Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 2 tahap yaitu penambahan ekstrak kayu manis sebanyak K0 (0 mL), K1 (5 mL), K2 (10 mL), K3 (15 mL)&nbsp; dan pengawetan dengan teknik kejut listrik dengan variasi waktu yang berbeda, yang terdiri dari 2 level yaitu P0&nbsp; (0 menit) and P2 (8 menit). Data dianalisis menggunakan sidik ragam <em>Analisys Of Varian </em>(ANOVA) dan uji lanjut <em>Duncan Multiple Range Test </em>(DMRT) pada pada α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terpilih pada&nbsp;K2 dengan&nbsp; nilai&nbsp; rerata warna 4.07&nbsp; (suka),&nbsp; aroma&nbsp; 3.77 (suka), rasa 3.77 (suka), tekstur 4.00 (suka), deskriptif warna yaitu 4.60 (coklat gelap), aroma 3.80 (beraroma kayu manis), rasa 3.37 (agak terasa kayu manis), tekstur 3.50 (agak kental), kadar air 81.24%, kadar abu 9.16%, kadar serat 5.66% , kadar vitamin B1 10.45% dan antioksidan 85.66%. Susu bekatul dengan penambahan ekstrak kayu manis memiliki nilai gizi yang tidak memenuhi standar SNI dan berdasarkan penilaian organoleptik dapat diterima (disukai) oleh panelis. Pengaruh variasi waktu kejut listrik susu bekatul ekstrak kayu manis memberikan pengaruh tidak nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar serat, kadar vitamin B1 dan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar antioksidan.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP) https://jurnal-riset-pangan.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/204 PENGARUH PENAMBAHAN PEKTIN DARI KULIT BUAH JERUK BALI (Citrus maxima) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAN FISIKOKIMIA SELAI NANAS (Ananas comosus) 2026-03-29T11:46:06+00:00 Rudi Yanto rudi.as.012@gmail.com Muh. Zakir Muzakar zakirmuzakkar@gmail.com Mariani L marianiL@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan pektin dari kulit buah jeruk bali (<em>Citrus maxima</em>)&nbsp; terhadap tingkat kesukaan panelis pada selai nanas dan untuk menentukan karakteristik fisikokimia pada selai nanas terpilih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 jenis perlakuan yaitu P1 (Tanpa penambahan pektin),&nbsp; P2 (0,1% pektin), P3&nbsp; (0,2% pektin), P4&nbsp; (0,4% pektin dari), P5&nbsp; (0,6% pektin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis menyukai selai nanas dengan perlakuan P4 (0,4% pektin), dengan rerata kesukaan warna 3,45 (agak suka), aroma 3,52 (suka), rasa 3,76 (suka) dan tekstur 3,36 (agak suka). Selai nanas terpilih memiliki kadar air 35,36%, pH 3,67, kadar serat kasar&nbsp; 3,08%, padatan terlarut 52,29%Brix, kadar gula 56.92% dan viskositas 78,67 Poise. Selai nanas yang dihasilkan dari perlakuan terbaik untuk kadar air dan kadar gula telah memenuhi standar SNI.</p> 2026-04-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Pangan (JRP)