PENGARUH PERLAKUAN PEMANASAN MIKROWAVE DAN PENGUKUSAN DALAM PENYIAPAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, VITAMIN C, ZAT BESI (Fe) DAN UJI ORGANOLEPTIK
Keywords:
daun kelor, mikrowave, ekstrakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pemanasan mikrowave dan pengukusan terhadap aktivitas antioksidan, vitamin C, zat besi (Fe) dan uji organoleptik ekstrak daun kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Adapun perlakuan yang terdiri dari A0 (kontrol), A1 (pengukusan), A2 (mikrowave). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji organoleptik diperoleh nilai terbaik pada perlakuan A1 (pengukusan) menghasilkan warna dengan kategori warna hijau (3,14), aroma dengan kategori agak beraroma (2,67), uji vitamin C (0,23), zat besi (Fe) (0,60) dan aktivitas antioksidan (827,95).

