PENGARUH PENAMBAHAN MADU TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN SIFAT KIMIA SIRUP BUAH KUNDUR (Benincasa hispida)
Keywords:
madu, organoleptik, sirup, buah kundurAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan madu terhadap organoleptik, karakteristik kimia, dan aktivitas antioksidan sirup buah kundur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 (lima) perlakuan, yaitu M0 (tanpa penambahan madu), M1 (penambahan madu 10%), M2 (penambahan madu 15%), M3 (penambahan madu 20%), dan M4 (penambahan madu 25%). Data dianalisis menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) dan jika berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik hedonik perlakuan terpilih pada M3 (penambahan madu 20%) dengan skor kesukaan terhadap warna 3,80 (suka), aroma 3,67 (suka), dan rasa 3.90 (suka). Hasil analisis sifat kimia yang terdiri atas kadar gula total dengan skor 65,48 %, kadar serat kasar 2,53 %, pH 4,72, total padatan terlarut 64,48 %Brix, dan aktivitas antioksidan (IC50) 66,20 %. Nilai kadar gula total telah memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sehingga dapat disimpulkan bahwa sirup buah kundur perlakuan M3 (penambahan madu 20%) dapat diterima dan disukai panelis pada penilaian organoleptik hedonik.

