PENGARUH PENAMBAHAN KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum. L.) TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN KIMIA PRODUK COKELAT BATANGAN
Keywords:
Bubuk kulit buah rambutan, cokelat batangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum. L.) terhadap karakteristik organoleptik dan kimia pada pembuatan cokelat batang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan dan jika berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf kepercayaan 95%. Adapun perlakuan tiap 100 g pasta cokelat terdiri dari: R0 (tanpa bubuk kulit buah rambutan), R1 (bubuk kulit buah rambutan 0.375 g), R2 (bubuk kulit buah rambutan 0.75 g), R3 (bubuk kulit buah rambutan 1.5 g), R4 (bubuk kulit buah rambutan 2.25 g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji organoleptik perlakuan R2 (bubuk kulit buah rambutan 0.75 g) merupakan perlakuan yang disukai panelis dengan penilaian organoleptik warna (3.95), rasa (3.86), aroma (3.76), tekstur (3.67), kadar serat kasar (31.09%) dan aktivitas antioksidan (11,21%). Tetapi aktivitas antioksidan cokelat batang tergolong sebagai antioksidan lemah.

