PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI PRODUK MIE KERING UBI JALAR KUNING (Ipomoea batatas var kalasan)
Keywords:
daun kelor, mie kering, organoleptikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor terhadap organoleptik dan nilai gizi mie kering ubi jalar kuning. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan tepung daun kelor yang terdiri dari P0 (0 g), P1 (5 g), P2 (10 g), P3 (15 g), P4 (20 g). Data analisis menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% apabila F hitung lebih besar dari pada F tabel. Hasil penelitian diperoleh perlakuan terpilih P1 dengan nilai rerata hedonik warna 3,37 (agak suka), aroma 3,43 (agak suka), rasa 3,33 (agak suka), tekstur 3,13 (agak suka), organoleptik deskriptif warna 4,13 (hijau), aroma 3,33 (agak beraroma khas kelor), rasa 3,07 (agak terasa ubi jalar kuning dan kelor), tekstur 2,87 (agak kenyal), kadar air 6,90%, kadar abu 3,60%, kadar lemak 2,55%, kadar protein 13,48%, kadar karbohidrat 73,40%. Analisis kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat belum memenuhi syarat SNI 01-2774-1992.

